Thursday, 22 October 2015

SEKLEBAT INFO ....

SEKLEBAT INFO ....

SILAHKAN BAGI BRO/SIST YANG PENGEN KENAL DAN BERGABUNG DENGAN YAMAHA VIXION CLUB INDONESIA CHAPTER KLATEN, KITA BUKA PINTU SELEBAR - LEBARNYA UNTUK BRO AND SIST . . .




 BISA KOPI DARAT BARENG TEMEN-TEMEN YVC-K . . . 

  • MABES ( MARKAS BESAR ) :DONGKELAN RT 07 RW 04, CANDIREJO, NGAWEN, KLATEN
  • TEMPAT KOPDAR :DEPAN BANK KLATEN TEPATNYA DISAMPING WARUNG SATE BP. AMAT
  • HARI / JAM    : HARI SABTU / 20.00 WIB-SELESAI
  • MEMBER YVCI CHAPTER KLATEN ADA DIPENJURU KLATEN SELATAN, TIMUR, BARAT, DAN UTARA.
SILAHKAN UNTUK YANG MAU GABUNG BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI:


 

Perbedaan Antara Genk, Community Dan Club Motor

Perbedaan Antara Genk, Community Dan Club Motor 

Kali ini kami akan bahas tentang perbedaan yang marak diperbincangkan,,,,,

Entah karena alasan ikut-ikutan atau cuma sekadar meramaikan, banyak club-club motor menjamur di berbagai daerah. Mulai dari club yang di bawah bendera pabrikan (masing-masing jenis kendaraan) hingga yang berdasarkan hobby atau sekedar berkumpul. Bahkan tiap daerah pun sudah memiliki ratusan club atau community motor.
Walaupun begitu, masih banyak orang yang salah pengertian terhadap kehadiran club motor. Banyak masyarakat awam yang menyamakan club motor yang secara keseluruhan isinya orang-orang baik tetapi dicap sebagai genk motor yang anarkis. Untuk itu, mari kita lihat perbedaan antara Geng Motor, Club Motor dan Motor Community.


Genk Motor

Sekarang genk-genk motor sudah berada dalam taraf berbahaya, tak segan mereka tawuran dan tak merasa berdosa para genk tersebut membunuh.

Perbedaan mencolok dari genk motor dan club motor adalah :
  • Kebanyakan anggota geng motor tidak memakai perangkat safety seperti helm, sepatu dan jaket.
  • Membawa senjata tajam yang dibuat sendiri atau sudah dari pabriknya seperti samurai, badik hingga bom Molotov.
  • Biasanya hanya terlihat pada malam hari dan tidak menggunakan lampu penerang serta berisik.
  • Jauh dari kegiatan sosial, tidak pernah membuat acara-acara sosial seperti sunatan masal atau kawin masal, mereka lebih suka membuat acara membunuh masal.
  • Anggotanya lebih banyak kaum lelaki yang bersifat arogan. Sekalipun tidak menutup kemungkinan ada kaum hawa yang ikut.
  • Motor yang mereka gunakan tidak memiliki surat-surat, tidak ada spion, sein, hingga lampu utama. Yang penting buat mereka adalah kencang dan mampu melibas orang yang lewat.
  • Visi dan misi mereka jelas, hanya membuat kekacauan dan ingin menjadi genk yang disegani diantara geng motor lainnya hingga sering terjadi tawuran di atas motor.
  • Tidak terdaftar di kepolisian atau masyarakat setempat.
  • Kalau nongkrong, lebih suka di tempat yang jauh dari kata terang. Lebih memilih tempat sepi.
  • Kalau ada anak baru berkumpul biasanya bermain fisik, diajak berantem dan minum minuman keras.


Namun sekarang perlu diwaspadai karena ada genk motor yang berkedok club motor. Berpakaian rapi, safety dan penuh perlengkapan berkendaraan namun arogan, anarkis dan egois kalau di jalan serta tak segan mereka membuat rusuh bila merasa diganggu. Selama AD/ART mereka jelas dan terdaftar dipihak kepolisian, club motor tidak akan berubah menjadi geng motor.

Club Motor


 


Club motor biasanya beranggotakan orang-orang yang mempunyai hobby motor. Biasanya berada di bawah bendera pabrikan motor dan mempunyai nama yang dapat dipertanggung jawabkan. Kegiatan club motor lebih mendasar ke arah kampanye safety riding dan kegiatan social.

Ciri-Ciri Khas Club Motor Adalah:
  • Perlengkapan safety dalam berkendara benar-benar komplit.
  • Motor dan pengendaranya sama-sama lengkap bahkan biasanya ditambah box dibelakang motor buat menyimpan helm dan peralatan motor agar barang bawaan saat touring dapat terlindungi.
  • Biasanya setiap club motor hanya terdiri dari satu merk dan satu tipe motor saja namun ada juga yang bermacam-macam merk atau tipe.
  • Berkumpul atau kopdar (kopi darat) ditempat yang ramai agar bisa dilihat masyarakat sekaligus ajang silahturahmi kepada club motor lain.
  • Pelantikan anggota baru biasanya tanpa kekerasan, hanya untuk having fun dan memberi pengetahuan tentang berlalu lintas yang benar.
  • Mempunyai visi dan misi yang jelas dan jauh dari ruang lingkup yang anarkis.
  • Melakukan kegiatan touring ke daerah-daerah dan biasanya diselingi membagikan sumbangan.
  • AD/ART mereka jelas dan tercatat dalam kepolisian atau wadah dari perkumpulan club motor.
  • Saling tolong menolong terhadap anggota club motor lain ketika dijalan mendapatkan masalah atau musibah.
  • Setiap club motor memiliki tujuan dalam berkendara dan peraturan-peraturan yang tidak membebankan anggotanya.


Ciri-ciri club motor sangat mudah diketahui, karena salah satu ciri mereka yaitu tidak ugal-ugalan di jalan walaupun masih ada club-club motor yang masih memiliki sifat arogan serta pengetahuan berlalu lintas yang minim. Harga diri club motor lebih terhina bila kedapatan anggotanya tidak tertib di jalan raya dan tidak dianjurkan memecahkan masalah dengan baku hantam tetapi lebih fleksibel dan bermusyarah bila ada masalah di jalan atau dalam perkumpulan.

Motor Community

Komunitas motor memang tidak jauh beda dengan club motor, sama-sama tidak melakukan kegiatan yang arogan. Namun dari segi peraturan dan safety riding, komunitas motor berbeda jelas dan hanya lebih mengandalkan kegiatan touring tanpa embel-embel dari pabrikan motor.

Ciri-cirinya sebagai berikut:
  • Biasanya community terdiri dari berbagai tipe motor dan merk motor, bebas dan berbagai macam aliran atau style.
  • Berdiri di bawah bendera perkumpulan orang-orang komplek, pabrikan atau perusahaan dan instansi-instansi yang terkait.
  • AD/ART mereka lebih simple tidak terlalu banyak.
  • Sama seperti club motor, mereka juga suka melakukan kegiatan sosial.
  • Bila melakukan touring ke suatu daerah, barisan yang mereka buat beriringan.
  • Lebih mengedepankan solidaritas, apapun motornya yang penting mau solid dan bekerja sama.
  • Pelantikan anggota baru jauh dari kata anarkis dan hanya sekedar pengenalan community dan peraturan saja.
  • Anggota-anggotanya hanya sekedar komunitas, biasanya terbentuk karena sering nongkrong bareng dan berdasarkan keinginan membangun sebuah wadah bila ingin melakukan touring.
  • Nama dan lambang mereka ada yang tercatat di kepolisian tetapi ada pula yang tidak dan hanya sebatas kumpulan anak motor saja.


Tidak berbeda jauh dengan club motor, angka pertumbuhan antara club motor dengan community tidak begitu jauh, masing-masing sama banyak.
Itu perbedaan Genk Motor, Club Motor dan Community Motor agar momoners dapat mengetahui perbedaannya dan tidak menjadikan yang salah jadi baik bahkan sebaliknya yang baik menjadi salah.

Yamaha vixion club klaten, salam satu aspal ,, 

SAFETY RIDING

SAFETY RIDING
 
kali ini kami akan bahas tentang safety riding, berkendara yang sehat dijalan.


1. HANDBOOK
Ini ada sedikit panduan safety riding yg di kutip dari IDDC ( Indonesian Defensive Driving Centre ) Silahkan download link Safety Riding HANDBOOK berupa format.pdf

2. PANDUAN AMAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR
Kecepatan dan Jarak Henti
Bila pengendara sepeda motor ingin menghentikan kendaraannya, pengendara menarik atau menginjak pedal rem. Tapi kendaraan pastinya tidak akan langsung berhenti namun butuh jarak lebih jauh dari titik pengendara tadi mengerem. Jarak ini disebut jarak berhenti. Jarak berhenti artinya jarak yang dibutuhkan kendaraan untuk berhenti total.

(Rumus: Empty distance + Braking distance).

1. Berkendaralah dengan normal
2. Naikkan gigi bertahap, tambah kecepatan bertahap
3. Remlah sebelum memasuki tikungan
4. Turunkan gigi
5. Pandangan mata sejalan arah tikungan
6. Badan dan motor miring ke arah dalam tikungan
7. Tambah kecepatan bertahap, naikkan gigi

Kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan karena bila kecepatan berlebihan bisa berakibat kendaraan keluar jalur sehingga bertubrukan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

Tips Menikung
1. Sebelum memasuki tikungan kurangi kecepatan dengan engine brake dan dibantu rem depan dan belakang.
2. Memasuki tikungan, perhatikan permukaan jalan dan kerataannya, lalu cek kondisi lalu lintas. Tentukan kecepatan menikung.
3. Selama menikung, jaga kecepatan dan kemiringan sepeda motor anda. Pandangan harus ke depan.
4. Cek keamanan kondisi lalu lintas setelah keluar tikungan, kembali ke posisi berkendara seperti semula
5. Berkendaralah yang lurus.

Cara Menikung

- Pengendara dan sepeda motor harus selaras di tikungan
Menikung dengan sepeda motor bukan sekedar menggerakkan setang. Pengendara memiringkan sepeda motornya sambil menjaga keseimbangan sepeda motor dengan gaya gravitasi.

- Tikungan dan gaya geser
Secara fisika, saat objek benda menikung terjadi gaya geser ke luar. Oleh karena itu supaya menikung mulus, pengendara harus menjaga keseimbangan motor dari gaya geser keluar dengan gaya geser ke dalam. Cara menimbulkan gaya geser ke dalam, saat menikung sepeda motor agak dimiringkan sesuai kecepatan dan panjang tikungan. Bila keseimbangan ini
tidak dijaga, sepeda motor akan bergeser keluar jalur atau bergeser ke dalam hingga terjatuh. Maka itu, penting sekali mengurangi kecepatan saat menikung. Saat menikung,hindari mengerem atau menambah kecepatan secara tiba-tiba karena akan membuat ban kehilangan traksi dan menyebabkan kecelakaan.

- Berboncengan sambil menikung
Ketika berboncengan, gaya geser keluar lebih besar bila dibandingkan ketika
berdiri. Oleh karena itu, perlu kekompakkan pengendara dan pembonceng saat menikung. Pembonceng harus menyeimbangkan arah tubuh pengendara baik ketika pengendara mengerem maupun memasuki tikungan.

Tikungan dan Gaya Geser Keluar
- Prinsip gaya geser ke luar

1. Gaya geser ke luar 2 kali lebih besar dari kecepatan kendaraan.
2. Bila radius tikungan semakin pendek, gaya geser ke luar semakin besar.
3. Bila bobot kendaraan semakin besar, gaya geser ke luar semakin besar.
Sumber : http://www.suzuki-thunder.net/

3. BERKENDARAAN DALAM HUJAN

Berikut sebuah tulisan hasil terjemahan bebas dan diubah sesuai kondisi yg lebih umum dialami di indonesia artikel asli berjudul "Riding in the Wet" ditulis oleh Steve E. dan dipublikasi di site http://www.flamesonmytank.co.za/. Steve sudah memberikan ijin tertulis utk menerjemahkan dan menggunakannya di site ini

Berkendara dalam hujan

Quote:
* utk saya, permukaan jalan yg basah bukanlah isu yg berat dibanding fakta bahwa saya gak bisa liat² apa² saat berkendara dalam hujan lebat kaca helm (visor) saya berembun di bagian dalam, dan terpaan hujan di luar membiaskan cahaya dari kendaraan di depan saya*
coba datangi toko yg menjual aerosol anti static cleaner menyemprotkan cairan ini ke visor helm sebulan sekali akan mengurangi terbentuknya embun dan "mengisi" goresan2 di bagian luar visor yg menyebabkan biasan cahaya ps. jangan langsung menyemprotkan cairan ke visor krn cairannya (biasanya adalah butane) bisa menyebabkan kerusakaan pada lining bagian dalam dan visornya itu sendiri semprotkan saja ke kain yg kering, baru dilapkan ke visor

tahapan paling berbahaya saat terjadi hujan lebat adalah 10 menit pertama setelah hujan dimulai, saat sebelum hujan, di jalan biasa terbentuk lapisan tipis, entah itu dari cairan rem, oli, debu, solar, dll ketika hujan mulai turun, lapisan tsb akan bercampur dng air, dan membentuk campuran mematikan, yg menunggu biker/motorist yang tidak siaga menghadapinya
berita baiknya.. setelah beberapa menit hujan turun, lapisan ini akhirnya tersapu ke pinggir jalan
dan permukaan jalan bisa lagi memberikan cengkraman yg relatif cukup baik thd ban saya sangat menikmati berkendara dalam hujan, dng catatan, saya menggunakan peralatan yg tepat dan lengkap sehingga saya bisa sampai di tujuan dalam keadaan kering dan semangat yg masih tinggi

ada 5 pedoman yg penting diingat saat berkendara dalam hujan :

1. adalah sangat mungkin utk jatuh saat melakukan pengereman, banyak rider yg kehilangan rasa takutnya, saat merasa makin berpengalaman lalu berkendara sangat dekat dng kendaraan di depannya itu takabur saat hujan, kendaraan (terutama mobil) lebih sering melakukan pengereman mendadak berkendara terlalu dekat di belakangnya, akan terpaksa ikut melakukan pengereman mendadak terlambat sedikit, tidak sempurna melakukannya akan berakibat jatuh. Coba pikirkan, jika kamu biasa berkendara di jalan tertentu dng kecepatan 80kmpj dalam keadaan kering dalam keadaan hujan, apakah gak sebaiknya kamu kurangi kecepatan kurangi kecepatan sekitar 20% dibanding saat hujan traksi yg dibutuhkan saat mengerem, akan berkurang saat hujan bila berkendara di belakang mobil, berkendaralah di belakang lampu remnya jangan di tengah² jika mobil tsb tiba2 berhenti, dan kamu tidak sempat mengerem, kamu masih bisa menghindar dng nyaman mengeremlah dng rem belakang terlebih dahulu, baru kemudian secara progresif menggunakan rem depan jika ban belakang terkunci (lock up), begini tips yg biasa saya pakai ban belakang terkunci, lihat ke atas, lihat ke depan, dan teruskan berkendara dng lurus dan tegak dng cara itu, motor masih bisa tegak dan bisa dikendalikan
2. usahakan utk tetap menegakkan posisi motor saat berbelok ini bukan saat yg tepat utk ber-counter steering-ria atau malah menyentuhkan lutut anda ke aspal
3. jaga ban utk selalu berada di permukaan yg baik hindari berkendara di permukaan yg licin, jangan berkendara di permukaan bercat kurangi kecepatan saat melewati persimpangan, krn di tempat ini paling mungkin terdapat sisa2 oli posisikan diri agak ke depan, utk memindahkan berat lebih ke roda depan
4. berikan beban ke ban secara moderate (jangan beri stress berlebihan) dan usahakan pembebanan hanya ke satu arah pada satu saat, misalnya dng :
- mengeremlah saat berkendara lurus, baru kemudian berbelok
- selesaikan belokan, baru kemudian menaikkan tenaga lagi
- mulailah mengerem dng rem belakang, baru kemudian gunakan rem depan secara progresif
5. jika akan berkendara dalam hujan selama lebih dari satu jam atau lebihhh,
turunkan tekanan ban sebesar 25%, faktanya.. jalan yg basah adalah permukaan yg licin, tetapi ban mencengkram jalan krn karet bisa mengisi berbagai lekukan kecil di jalan dengan mengurangi tekanan ban sedikit, ban lebih cepat hangat dan lebih fleksibel sehingga memudahkan utk menggigit ke lekukan2 kecil tsb
6. jangan melewati genangan air atau lumpur, paku dan objek tajam lainnya cenderung mengumpul di sana paku yg basah lebih gampang masuk ke ban dibanding yg kering
7. pahami keterbatasan kemampuan masing2 jika hujan lebat disertai gemuruh dan kilat menjadi bahaya yg jelas saat berkendara lebih baik berhenti sampai kondisi membaik

mengerem saat berkendara dalam hujan :
"turunkan tekanan ban utk menambah traksi saat mengerem
gunakan lebih dahulu rem belakang, duduklah setegak mungkin,
jika rem belakang terkunci dan motor mulai fish-tail
jangan panik, itu bukan masalah, look up, look ahead, ride straight
lupakan soal ban belakang itu, dan mulai rem perlahan dng rem depan"

salam satu aspal, yamaha vixion club klaten :p :)

Wednesday, 21 October 2015

Kontes Motor Acara Hut Klaten ke 211, Rafli K 015 Rider's Yamaha Vixion Club Klaten

Dalam Acara Hari Jadi Klaten Yang ke 211, kali ini Rider's Klaten menggunakan Motornya Untuk Kontes dalam Memeriahkan acara Hut Klaten




Dengan Modif Supermoto berwarna hitam merah dan menggunakan nomer 09 di kontes tersebut
untuk spesifikasi motor tersebut lebih jelasnya ada dibawah ini,


untuk modif lampu depan :

1. menggunakan batok custom buatan sendiri berbahan dasar fiber
2. untuk lampu depan menggunakan projie large standart, dan menggunakan reflektor ori 2010
3. sein depan menggunakan variasi
4. visor dengan ninja 2T
5. Stang menggunakan Suzuki TS Original
6. Spion menggunakan Vixion New
7. Lampu foglamp menggunakan LED U3
8. Proguard menggunakan variasi Moto Gp


Untuk modif kaki depan :

1. shockbeker depan ori 2010 dengan menggunakan tambahan shock custom 15cm
2. tutup Shock menggunakan karet dari KLX
3. Ban Ukuran 90/80 R17 Zeneos
4. Velg menggunakan Vrossi 3,00 dengan tromol RX king New dan ruji TDR standart


Untuk Modif kaki belakang  :

1. Ban Ukuran 160/60 R17 Zeneos Turino
2. Velg menggunakan Vrossi 4,50 dengan tromol RX king New Variasi dan ruji TDR standart
3. Swingarm Standart
4. Cakram Belakang custom menggunakan cakram FU 150

Untuk Modif Body :

1. Tangki menggunakan standart vixion dengan merubah tempat shround
2. Tubular Custom dengan corak merah maron ala ducati
3. Knalpor R9 pelangi
4. Spakboard belakang menggunakan CS Custom
5. Sein belakang menggunakan ori Vixion
6. Body all dengan menggunakan Cutting Sticker BlackSweet Modif Klaten
7. Klakson menggunakan Bosch

Lebih Lengkapnya bisa melihat foto-foto dibawah ini :





Demikian Info yang kami dapat dari Member Yvc Klaten K 015 ( Rafli), sekian dulu dari kami Wass..


Salam Satu Aspal,...... Dari Kota Bersinar.....

Tuesday, 20 October 2015

Ladies Bikers, Mahasiswi dan Sekretaris YVCI Chapter Klaten



Jayanimitta Putri, Ladies Bikers, Mahasiswi dan Sekretaris YVCI Chapter Klaten

 

Wanita dengan begitu banyak aktifitas yang satu ini bisa kita acungi jempol, bagaimana tidak. wanita kelahiran 27 juni 1994 ini memiliki segudang kegiatan yang cukup padat seperti, dance, zumba, modelling, bisnis, merawat hewan dan masih banyak lagi kegiatan lainnya. Wanita yang bernama Jayanimitta Putri, gadis berusia 21 tahun yang biasa di panggil dengan nama Jojo ini sibuk dengan kegiatan kampusnya. Jojo saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Jojo sapaan akrab Jayanimitta Putri, selain kesibukan kampusnya ia juga seorang Bikers yang tergabung dalam sebuah komunitas Motor YVCI (Yamaha Vixion Club Indonesia) Chapter Klaten. Tak tanggung tanggung Jojo adalah seorang Sekretaris di komunitas YVCI chapter Klaten ini. YVCI chapter Klaten sendiri berdiri 15 Agustus 2009, yang berarti sudah 6 tahun berdiri dan memiliki sekitar 30 member setelah pemutihan.
 
Sebagai sekretaris di YVCI, Jojo harus terjun langsung untuk acara-acara yang diselenggarakan YVCI. Ia pun merasa senang karena memang suka dengan hobinya berkendara motor.
"Meski terkadang pihak keluarga saya masih suka melarang jika saya harus pergi touring dengan motornya terlalu jauh," ujar Jojo kepada kabaroto di sela sela kesibukannya melalui akun pribadinya di media sosial. lihat selengkapnya http://kabaroto.com/ladies-bikers/20/10/2015/jayanimitta-putri-ladies-bikers-mahasiswi-dan-sekretaris-yvci-chapter-klaten/1248/